GenBI Purwokerto

Daripada Medsos Nganggur, Coba Bangun Personal Branding Lewat Media Sosial

Pernah bertanya-tanya enggak si, kenapa manusia harus punya nama? Kalau sedikit kemungkinan kamu menemukan orang dengan mana yang sama seperti nama kamu, apakah nama itu istimewa?

Nama adalah satu hal yang disematkan padamu yang bisa membuat orang lain langsung mengingat wajahmu ketika namamu di ucapkan. Nama adalah identitas diri, manusia tidak terlahir dengan nama, melainkan nama disematkan setelah mereka lahir. Tahu Rafi Ahmad? Siapa yang tidak tahu dia, artis sekaligus pengusaha yang namanya sudah sangat terkenal di Indonesia. Kira-kira apa yang membuat nama Rafi Ahmad dapat dikenal hampir oleh seluruh masyarakat Indonesia?

Jawabannya adalah personal branding, ia membranding namanya dengan berbagai cara. Menjadi MC di acara tv, artis dan bahkan penyanyi, hingga saat ini ia membangun bisnis agensi. Apakah sebelumnya Rafi Ahmad adalah orang yang sudah terkenal sejak lahir? Jawabannya tentu tidak, Rafi Ahmad membangun branding dirinya sehingga sekarang ia bisa dikenal oleh banyak orang.

Lalu bagaiamana kita bisa membangun branding diri kita agar bisa dikenal oleh banyak orang? Sebelum membangun branding, kamu harus tau alasan dan manfaat apa yang bisa kamu dapatkan setelah berhasil membangun branding.

Benefit Yang Didapatkan Dari Personal Branding
Banyak sekali alasan dan bahkan kamu bisa menjadikan alasan tersebut sebagai tujuanmu dalam membangun personal branding. Dalam kehidupan kita tahu bahwa setiap insan pastilah memiliki keunikan atau bisa dibilang ketertarikan pada hal-hal tertentu yang pastinya berbeda dari orang lain, nah ketertarikan tersebut adalah keunikan dalam dirimu. Misalnya saja kamu suka musik, pastilah kamu akan banyak menggeluti dunia musik, dan bahkan orang di sekitarmu tidak setertarik itu pada musik. Mungkin mereka memiliki ketertarikan dibidang lain. Nah keunikan, bakat, minat, dan seperti apa dirimulah yang perlu kamu branding agar kamu bisa menjadi dirimu yang seutuhnya pun dalam branding (tidak membohongi publik). Lalu apa aja si benefit dari kamu membranding diri?

  1. Dikenal
    Branding memang tujuan utamanya untuk dikenal orang bukan? Namun bagaimana orang memandang atau dapat dikatakan ‘mencap’ kamu ini adalah mengenai bagaimana kamu membranding diri. Dengan dikenal ini sendiri akan banyak mendatangkan manfaat untukmu, misal saja kamu membranding diri sebagai orang yang ahli dibidang desain grafis, maka orang akan memberikan cap padamu ‘orang pinter desain’ maka pada saat tertentu ia membutuhkan jasa desain atau informasi tentang desain pastilah namamu akan terlintas dipikirannya. Ia akan menghubungimu untuk membuatkan desain yang ia butuhkan atau memintamu untuk menjadi pembicara dalam workshop desain. Brandingmu ini sebenarnya tidak hanya bermanfaat untukmu seorang, namun juga bermanfaat bagi orang lain.
  2. Memiliki Nilai
    Selain dikenal oleh orang, branding juga akan membuatmu lebih memiliki nilai dimata publik. Di masa saat ini, saat hampir semua orang memainkan media sosial dan hal apapun bisa dicari di media sosial, pasti akan lebih mudah untuk mencari ‘praktisi kesehatan mental’ dibanding masa lampau sebelum adanya media sosial. Nilai-nilai yang kamu tawarkan dalam membrandig inilah yang akan membedakan kamu dengan orang lain, mungkin saja memang banyak orang dengan konsentrasi bidang yang sama dengan bidang yang ingin kamu bangun, namun percayalah ‘setiap orang berbeda dan setiap orang unik’ sehingga tidak mungkin ada yang benar-benar sama meskipun orang ‘meniru’ orang lain sekalipun.
  3. Mudah Diingat
    Sepeti yang sudah dibaha sebelumnya, branding adalah memberikan cap diri. Sepeti apa kita ingin dilihat dan diingat oleh publik atau orang lain. Bagaimaana kamu bisa diingat oleh publik apabila kamu tidak pernah berusaha? Seharusnya tidak mungkin. Dalam dunia nyata, kamu akan diingat bila kamu sering hadir di kehidupan seseorang atau kamu melakukan hal yang membuat orang lain terpesona akan kelakuanmu. Di era media sosial masa kini, hal itu juga masih berlaku, kamu akan mudah diingat apabila tiba-tiba namamu viral dan jadi tranding twiter atau kamu sering lewat di media orang lain (tentunya dengan ciri khas tertentu), hal itu akan membuat kamu mudah diingat. Tanpa adanya interaksi atau gerakan darimu untuk nampak di mata publik, kamu akan mudah dilupakan. Tahukah mengapa orang yang meninggal akan menjadi kenangan yang samar bagi kita? Karena kita sudah tidak dapat lagi berinteraksi dengan mereka.

Kenapa Harus Media Sosial
Di zaman yang udah serba modern ini semua hal bisa kita cari dan temukan di internet, lebih mudah lagi di media sosial. Walau informasi yang didapatkan tergolong minim namun informasi tersebut sudah sangat-sangat bermanfaat dan kita tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mendapatkan infromasi tersebut. Berlaku juga untuk branding, kenapa harus di media sosial? Jawabannya sama dengan manfaat media sosial, yakni dengan melakukan branding di media sosial kita tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan dengan cara ini kita sudah dapat membranding diri kita sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Tau enggak si, cara branding sebelum adanya media sosial? Kamu harus bersyukur banget karena kamu hidup dimasa kini, karena jaman sekarang branding tuh lebih gampang. Orang-orang yang hidup di zaman sebelumnya harus bersudah payah kalau pengen branding diri mereka. Mereka harus bisa menghadiri acara tv, jadi pembicara di depan umum, masuk majalah atau koran atau bahkan pasang wajah di baliho (ya walau sekarang masih dilakuin juga si hihihi).


Gimana Membangun Branding Di Media Sosial?
Kita sampai di pertanyaan terakhir, terus gimana si cara bangun personal branding di media sosial?

  1. Tentukan Brand
    Hal pertama yang harus kamu lakukan saat akan membangun personal branding di media sosial adalah tentuin dulu bran apa yang ingin kamu bawa, kamu ingin dilihat oleh publik/ teman-temanmu seperti apa. Apakah kamu ingin terlihat sebagai anak yang aktif berkegiatan sosial atau musisi muda atau concern di bidang agama sekalipun. Pokoknya kamy harus tentuin dulu deh, apa yang ingin kamu tampilkan pada orang lain biar mereka melihat kamu sebagai orang yang punya kekhasan dibidang apa.
    Tapi kalau kamu masih bingung akan hal ini, kamu bisa mulai dulu dengan mengenal diri kamu. Misalnya tanya dulu pada dirimu ‘sebenarnya aku tertarik pada hal apa si?’ atau ‘hal apa si yang pengen aku dalami?’ dengan mengenai diri kamu sendiri nantinya kamu bakal lebih bisa menentukan kamu bakal membawa dirimu seperti apa di mata publik.
  2. Gali Informasi
    Kalau sekarang kamu udah tahu nih, kamu pengen brading dirimu dengan apa selanjutnya bila lanjut ke tahap korek informasi. Di dalam membranding kan enggak mungkin ya kamu enggak tau apa-apa perihal concern yang sedang kamu branding. Misalnya kamu ingin branding menjadi seorang yang jago kelola saham, tentunya kamu harus punya ilmu tentang saham dulu dong biar bisa bangun persolan branding bahwa kamu ‘jago main saham’ nah, ilmu ini yang harus kamu korek-korek dahulu. Buat ngorek ilmu ini kamu bisa cari publik figure atau cari infromasi sebanyak-banyaknya dari berbegai media, buku, jurnal dll.
  3. Tentuin Target Market
    Tentuin target market ini sebenrnya lebih menuju buat kamu yang ingin branding biar jadi professional dan dikenal sama orang-orang yang sedang menggeluti di bidang yang sama. Namun buat kamu yang tidak ingin menjadi professional kamu juga perlu menentukan target market, walau concern bidang yang kamu geluti berbeda dengan teman-teman sebayamu, kamu harus menentukan target market dengan tujuan agar informasi yang kamu branding dapat tersampaikan dengan sempurna pada mereka
  4. Lakuin
    Kebanyakan teori tapi akhirnya stuck ditempat juga percuma, ayo deh mulai sekarang coba lakuin aja buat mulai branding dirimu di media sosial. Walau media sosial udah lama ada dan kamu udah di umur segini, ingat bahwa enggak ada yang terlambat. Memulai bisa kapan aja, tapi sebisa mungkin sekarang ya… enggak terlambat buat kamu mulai branding dirimu saat ini. Disaat orang-orang mungkin udah berhasil dengan branding mereka tapi kamu baru mau mulai, itu enggak masalah!

Media sosial yang bisa digunain buat branding jaman sekarang emang banyak, ada Tik Tok yang lagi viral, Instagram, YouTube, LinkIn, Facebook, Story Whatsapp dan masih banyak lagi. Saran buat kamu yang ingin mencoba branding, kamu bisa coba di Instagram, soalnya Instagram ini punya berbagai macam menu yang bisa kamu manfaatkan enggak cuma dalam bentuk foto dan video, di instragrampun kamu bisa membagikan link untuk karya-karyamu. Namun sebenernya, branding yang mudah adalah dengan memerkannya dalam bentuk kata dan tulisan yang langsung bisa disaksikan pada saat itu juga.

Selamat mencoba membranding diri!

Oleh : Fauziah Nur Fitriani
Editor : Diah Titi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *