GenBI Purwokerto

Eksistensi Matematika dalam Kehidupan

Matematika merupakan salah satu bidang studi yang sangat berguna, banyak orang yang ingin mengetahui manfaatnya namun tidak banyak orang yang mau mencari tahu dan kepoin matematika. Bahkan malah cenderung membencinya karena masih sering disalahartikan oleh sebagian kaum pelajar bahwa matematika itu merupakan mata pelajaran yang sulit dan tidak menyenangkan. Pemikiran awal yang seperti itulah yang akan mempengaruhi cara berfiki pelajar dalam menghadapi matematika, mereka cenderung akan malas dan tidak tertarik karena selalu berhubungan dengan angka-angka dan rumus. Lalu pertanyaannya apakah matematika itu mudah? Tidak juga. Tentu saja dalam matematika ada bagian yang mungkin memang sulit. Matematika memang tidak selalu mudah, dia kadang sulit untuk dipahami. Mudah atau sulit itu relatif, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Itu artinya kita harus belajar lebih giat lagi, karena semakin tinggi puncak yang hendak didaki akan semakin besar pula tenaga dan waktu yang dibutuhkan. Belajar itu bukan seberapa cepat kita paham, tapi seberapa lama kita bertahan hingga paham.

Dalam memahami matematika tentunya kita harus rajin belajar dan berlatih, kepoin proses itu lebih membuat kita memahami konsep dari matematika yang kita pelajari, karena dalam matematika diajarkan untuk lebih memahami proses daripada sekedar menemukan hasil. Mungkin kita akan merasa kesal ketika kita mengerjakan suatu soal sampai beberapa halaman namun hasilnya nol, walaupun hasilnya nol tapi itu kan merupakan jawaban yang benar. Dari sinilah kita belajar bahwa proses lebih penting daripada sebuah hasil, dan kita harus menghargai proses. Karena ada pepatah mengatakan bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses, kalo prosesnya benar tentu saja hasilnya akan benar juga.

Matematika sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Contoh kongkritnya yaitu dalam transaksi jual beli yang mana sering dilakukan oleh semua orang dalam kehidupan sehari-harinya. Pada transaksi jual beli ini merupakan aplikasi dari operasi hitung matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Tidak hanya dalam transaksi jual beli, rumus perkalian dua bilangan memiliki arti yang sangat mendalam dalam kehidupan sehari hari terutama dalam hal kejujuran.

Perkalian dua bilangan dalam matematika terbagi menjadi empat, ada bilangan positif dikali dengan bilangan positif, ada bilangan negatif dikali dengan bilangan negatif, ada bilangan positif dikali dengan bilangan negatif, dan ada pula bilangan negatif dikali dengan bilangan positif. bilangan positif kita anggap sebagai sesuatu yang benar atau merupakan suatu kebenaran dan bilangan negatif kita anggap sebagai sesuatu yang salah atau merupakan suatu kesalahan.

Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, dari rumus perkalian dua bilangan dapat kita padankan sebagai berikut :
umus perkalian dua bilangan dapat kita padankan sebagai berikut :

  • Jika kita mengalikan bilangan positif dengan bilangan positif maka akan menghasilkan bilangan positif, artinya ketika kita mengatakan benar pada sesuatu yang benar maka itu merupakan suatu kebenaran.
  • Jika kita mengalikan bilangan positif dengan bilangan negatif maka akan menghasilkan bilangan negatif, artinya ketika kita mengatakan benar pada sesuatu yang salah maka itu merupakan suatu kesalahan.
  • Jika kita mengalikan bilangan negatif dengan bilangan positif maka akan menghasilkan bilangan negatif, artinya jika kita mengatakan salah pada sesuatu yang benar maka itu merupakan suatu kesalaha
  • Jika kita mengalikan bilangan negatif dengan bilangan negatif maka akan menghasilkan bilangan positif, artinya jika kita mengatakan salah pada sesuatu yang salah maka itu merupakan suatu kebenaran.

Dari rumus perkalian dua bilangan inilah kita belajar bahwa kita harus mengatakan sesuatu berdasarkan keadaan yang sesungguhnya atau dengan kata lain sesuai fakta. Tidak hanya itu, dengan adanya matematika, planet uranus berhasil diketahui, para ilmuwan memperkirakan adanya benda besar yang membuat orbit uranus agak melenceng. Mereka mulai menghitung dan mengarahkan teleskop ke arah yang diperkirakan oleh hitung-hitungan matematika itu dan berhasil menemukan planet neptunus. dengan adanya penemuan planet ini dianggap bukti bahwa matematika bukan karangan semata, tapi sesuatu yang nyata. Manusia menciptakan matematika untuk memahami fisika. Namun matematika tak selalu berkembang seperti itu. Banyak kejadian di mana ahli matematika mengerjakan sesuatu lantaran mereka tertarik saja, dan ternyata terbukti dibutuhkan dalam penemuan penting dalam fisika.

Albert Einstein mengatakan bahwa semakin dekat dengan kenyataan, semakin tak pasti hukum maematikanya, dan semakin pasti hukum matematikanya, semakin jauh mereka dari kenyataan. Matematika mempunyai karakter khusus, sepenuhnya soal benar atau salah. Jika kita membutuhkan sesuatu hal secara matematis, tak ada yang bisa menyangsingkan hal itu. Matematika mengajarkan banyak arti nilai-nilai kehidupan, namun terkadang masih banyak yang kurang memahami eksistensi matematika dalam kehidupan sehari-harinya. Tanpa disadari matematika telah memberikan banyak manfaat yang luar biasa dalam kehidupan. Untuk itu, saya berharap para generasi muda bangsa indonesia, khususnya para pelajar dan mahasiswa untuk mengubah mind set yang salah terhadap matematika. Jadilah seperti matematika yang tetap menebarkan manfaat meskipun banyak yang membencinya.

Sumber Gambar: https://basirohesaunggul.wordpress.com

Penulis : Ririn Shalfa Ayunindyah

Editor: Shelvi Aditya Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *