GenBI Purwokerto

Kenali Diri Sejak Dini untuk Karir di Masa Depan

Hai sobat people, gimana nih aktivitasnya hari ini? Berjalan lancarkah? Terpengah-pengah atau masih nempel di kasur idaman? Duh, semoga bukan golongan kaum rebahan yah.

Ngomongin soal karir nih sobat, kita tuh perlu tau siapa sih kita ini. Apa kelebihannya, kekurangannya, passion kita apa, dan lainnya yang intinya berhubungan sama diri sendiri. Karena apa? Saat kita sudah mengenal diri kita, akan mudah untuk mencapai karir sesuai dengan yang diinginkan. Ya, meksipun tidak 100% orang bisa membuktikannya. Namun, ini bisa menjadi peluang kita untuk bisa berkarir sesuai dengan passion yang kita miliki.

Kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita mutlaq pemberian dari Allah. Karenanya kita patut bersyukur dan mau menggalinya. Namun permasalahannya, banyak dari kita yang tidak menyadarinya dan terkadang kekurangan yang kita miliki dijadikan alasan untuk stop dalam mengembangkan diri kita.

Mengenali diri sendiri sejak dini sangatlah penting untuk dilakukan. Membahas mengenali diri bukan sekedar tahu nama, alamat, umur, tanggal lahir. Bukan itu ya sobat. Bukan soal apa yang kita ketahui saja, namun kita perlu memahami internal dan eksternal yang ada pada diri kita. Misalnya saja hobi kamu menggambar ataupun melukis. Sering kamu membuat lukisan di canvas, buku gambar atau media lainnya. Kamu berencana ingin menjadi seorang pelukis yang handal dan banyak digemari masyarakat. Dengan terus mengembangkan skill yang ada, kamu mempunyai ide untuk menggambar di daun dengan cara mengukirnya. Mungkin terkesan sepele, namun jika kamu bisa mengaplikasikannya dan memulai untuk mencoba hal yang terlihat mustahil bisa menjadi kenyataan.

Seperti pada mahasiswa tingkat akhir di salah satu universitas di Purwokerto. Karena kegigihannya dalam mencoba, sudah banyak karya yang diciptakan olehnya. Banyak pesanan yang sudah digarapnya. Secara tidak langsung, kekurangan yang dimilikinya bisa menjadi sebuah keberkahan dan dijadikan ladang usaha. Ini patut dicontoh terutama bagi pemuda-pemuda saat ini.

Selanjutnya, mengenai visi apa yang hendak kita capai. Jangan sampai kita tidak mempunyai tujuan yah sehingga kita mengikuti teman-teman. Sudah menjadi kewajiban kita punya prinsip. Hal ini akan memudahkan kita dalam mengenali diri sendiri. Saat kita tahu apa visi kita, tentu berbagai cara kita lakukan demi terpenuhinya visi tersebut. Jadi, kita akan tersibukkan dengan diri sendiri yang mengakibatkan waktu yang ada hanya untuk diri sendiri.

Belajarlah untuk tidak bergantung pada orang lain. Usahakan apa yang menjadi kewajiban kita, kita kerjakan dengan sungguh-sungguh dan jangan terlebih dahulu meminta bantuan orang lain. Selagi bisa sendiri, maka lakukanlah. Ini melatih diri kita agar bisa bersikap mandiri. Kita ketahui bahwa di dunia karir, apa yang sudah menjadi kewajiban kita ya kita kerjakan sendiri. Tidak mengandalkan orang lain ataupun dikerjakan oleh orang lain. Karenanya, kerjakan sendiri selagi mampu.

Berkarir bukan hanya mencari cuan namun lebih kepada effort yang kita terima selama berkarir. Tentu pengalaman, relasi dan segala hal yang membangun pribadi kita. Karena itu, sebelum kita terjun ke dunia karir, alangkah baiknya perbanyak menjalani relasi dan mencari pengalaman guna mempersiapkan diri agar tidak kaget.

Nah, karenanya tentu berkaitan dengan minat yang ada dalam diri. Ga mungkinkan kita ikut sebuah organisasi hanya demi mendapat relasi, kita ikutnya asal-asalan. Kita perlu mengetahui minat apa yang sesuai dengan organisasi yang dipilih. Dengan begitu kita bisa mengikuti sebuah organisasi dengan hati yang lapang dan senang hati.

Penulis: Elfi Lestari

Editor: Siti Marfixoh

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *